Dinar Irak
saya yang pernah menikmati keuntungan dari Dinar Kuwait.Baru-baru ini ada pembeli kami (kita sebut saja Bapak A). Beliau asalnya dari sebuah desa kecil, di Sulawesi (untuk menuju desanya masih dibutuhkan waktu kurang lebih 4 jam dengan alat transportasi darat).
Beliau bercerita kalau pada tahun 1999 ada perusahaan kayu yang beroperasi di daerahnya. Salah satu karyawan dari perusahaan kayu tersebut menawari beliau Dinar Kuwait dengan kurs pada waktu itu Rp100/ Dinar Kuwait. Bapak A pada waktu itu membeli sebanyak 75.000 Dinar Kuwait, setara dengan Rupiah sebanyak Rp7.500.000. Beliau simpan terus Dinar Kuwait sampai akhirnya pada tahun 2007 ditukarlah 75.000 Dinar Kuwait tersebut di BCA (di Sulawesi) dengan kurs pada saat itu (th 2007) Rp30.000 per Dinar Kuwait. Sehingga dia mendapatkan Rupiah sekitar Rp2.2 Milyar. (Catatan: per 10 Januari 2009, nilai tukar Dinar Kuwait = Rp36.500/ Dinar Kuwait!).
Lanjut dengan cerita si Bapak A, beliau mengaku kalau sekarang sudah simpan 5 Juta
Dinar Irak
untuk dirinya sendiri.Terus terang baru kali ini selama saya berjualan
Dinar Irak
, saya bertemu dengan saksi hidup yang pernah menikmati apresiasi Dinar Kuwait yang begitu besar. Inilah sebenarnya yang kita semua (yang telah ber-Investasi Dinar
) harapkan terjadi pula padaDinar Irak
.Tetapi tentunya semua ini bukan berarti tidak ada kemungkinan kalau suatu saat
Dinar Irak
diganti dengan mata uang baru dikarenakan oleh misalnya pergantian kekuasaan, atau juga adanya kemungkinan "pemotongan uang" (Sanering), dsb. Oleh karena itu untuk saat ini saya lebih suka menyebutnya dengan "berspekulasi" daripada disebut "ber-Investasi Dinar
".Tapi dengan adanya "kemungkinan" apesiasi nilai yang begitu besar terhadap
Dinar Irak
(mengingat harganya yang sangat murah saat ini), maka "berspekulasi" denganDinar Irak
menurut kami masih masuk akal dan bisa dipertanggungjawabkan.Prinsip saya pribadi begini: saya
Dinar Irak
, saya simpan, kalau suatu saatharga Dinar
ataukurs Dinar
naik menjadi misalnya: 1Dinar Irak
= US$1 atau bahkan US$3 maka sayaJual Dinar
Irak untuk ditukarkan dengan US$ sebagian dan Rupiah sebagian. Tetapi bila suatu saatharga Dinar
ataukurs Dinar
turun atau bahkan bila sampaiDinar Irak
menjadi tidak berlaku lagi karena satu dan lain hal, maka sayapun juga tidak akan jatuh miskin. Karena tidak 100% atau 80% atau 40% atau bahkan 25% dari semua kekayaan yang saya miliki saya gunakan untukInvestasi Dinar
Irak kan. Mungkin hanya 5% atau 10% atau bahkan hanya 3% dari kekayaan saya yang saya gunakan untuk ber-Investasi Dinar
Iraq. Jadi tidak ada salahnya bukan.



.jpg)

0 comments:
Post a Comment